Media Pembelajaran
MODELS OF LEARNING
TEACHING STRATEGIES
DOWNLOADS
EDUCATION INFO
ARTICLE HERE !
Penerapan " Reinforcement Theory " Pada Anak
Beragam problem terkait dengan motivasi berprestasi siswa di sekolah seringkali dihadapi guru. Ada siswa yang senantiasa menyelesaikan pekerjaan, namun jarang mengerjakan lebih dari batas minimal. Ia tahu bahwa ia dapat mengerjakan tugas-tugas yang diberikan kepadanya, namun tidak memiliki kecenderungan untuk menunjukkannya. Siswa lainnya tidak nyaman ketika menjawab pertanyaan yang ditujukan padanya di muka umum, namun tugas-tugas yang diselesaikan di rumah dikerjakannya secara lengkap dan sebagian besar benar. Sedangkan siswa lain sengaja menunjukkan bahwa dirinya tidak berusaha mengerjakan tugas, karena dengan tidak berusaha, ia menciptakan sebuah eksplanasi alternatif untuk kegagalan, membiarkannya menjadi pertanyaan terbuka bahwa ia akan mendapat menyelesaikan tugas dengan lebih baik kalau ia berusaha. Prestasi individu konteksnya dapat ditemukan di mana saja dengan beragam variasi standar dan definisi mengenai sukses. Teori motivasi diciptakan untuk membantu menjelaskan, memprediksi dan mempengaruhi perilaku. Jika latar belakang perilaku individu dalam setting prestasi dapat dijelaskan, perubahan perilaku pada individu tersebut pun berpeluang diupayakan. Teori yang dipilih untuk mempelajari motivasi mempengaruhi bagaimana motivasi diukur dan didefinisikan serta pendapat tentang intervensi yang tepat untuk mengatasi masalah motivasi, salah satunya adalah Reinforcement Theory. Reinforcement theory secara orisinil diturunkan dari drive theory, yang mengasumsikan bahwa reinforcement terlibat dalam reduksi kebutuhan biologis dasar. Aplikasi pada konteks prestasi berasumsi bahwa konsekuensi lain, seperti pujian dari guru, merupakan reinforcing properties bila sebelumnya diasosiasikan dengan reduksi drive dasar, dan karenanya dapat mempengaruhi perilaku. Namun berlawanan dengan drive reduction theories, reinforcement theory yang paling terkenal dikembangkan terutama oleh Skinner (1974), yang tidak mengklaim kualitas reinforcement. Konsekuensi apapun dari perilaku yang meningkatkan kemungkinan munculnya perilaku tersebut dimasa yang akan datang, dikatakan memperkuat (reinforcing).
Reinforcement theory dianggap mekanistik karena tidak mempedulikan adanya keyakinan, perasaan, aspirasi, atau variabel psikologis yang lain yang tidak dapat diobservasi langsung. Teori ini juga berasumsi bahwa ada hubungan langsung antara konsekuensi perilaku dan kemungkinan perilaku tersebut terulang. Usaha apapun untuk menjelaskan, memprediksi, dan mempengaruhi motivasi akan melibatkan kegiatan mengukur perilaku dan menguji konsekueni dari perilaku saat ini dan perilaku yang diinginkan. Contohnya, apa yang harus dilakukan ketika siswa menghabiskan 30 menit untuk meruncingkan pensil dan menata meja sehingga ia tidak segera mengerjakan tugasnya? Konsekuensi lingkungan harus disesuaikan sehingga perilaku yang tidak diinginkan (membuang-buang waktu) dihukum, atau setidaknya tidak mendapatkan reward, sedangkan perilaku yang diinginkan (memulai mengerjakan tugas dan menyelesaikannya) diberi reward. Modifikasi perilaku ini harus dilakukan secara tegas dan terus terang. Positive reinforcers yang diberikan guru harus tergantung pada perilaku yang diinginkan dan punishment tergantung pada perilaku yang tidak diinginkan.
Langkah pertama perlu ditentukan apa yang merupakan reward dan punishment bagi siswa. Guru dapat mencoba memberikan konsekuensi yang berbeda tergantung pada perilakusiswa, mengobservasi respon siswa terhadap tiap konsekuensi, serta melanjutkan menggunakan konsekuensi yang dapat meningkatkan perilaku yang diinginkan dan dapat mengurangi perilaku yang tidak diinginkan. Observasi ini tentunya membutuhkan waktu dan tenaga sampai ditemukan reward dan punishment yang tepat. Reward yang cocok diberikan misalnya berupa pujian, nilai baik, rekognisi publik, dan hak istimewa, sedangkan tetap tinggal di sekolah setelah sekolah usai merupakan contoh punishment.
Guru dapat pula memberikan positive reinforcers dan punishment tergantung pada apakah seluruh anggota kelas menunjukkan perilaku tertentu atau tidak dengan cara tertentu. Misalnya, diadakan pesta popcorn setelah kelas melengkapi semua tugas, atau waktu istirahat diperpendek sebagai konsekuensi terlalu banyaknya siswa yang tidak berkonsentrasi selama pelajaran berlangsung.
Reinforcement mempengaruhi perilaku tertentu hanya jika reinforcement itu tergantung pada perilaku tersebut, sehingga guru harus memberikan reinforcement hanya pada perilaku yang diinginkan serta mengabaikan atau memberikan punishment pada perilaku yangtidak diinginkan. Selaras dengan hal tersebut, siswa seharusnya diberi reinforcement karena memperhatikan guru atau tugas yang sedang dikerjakan, dan terlibat dalam perilaku lain yang meningkatkan pemelajaran. Perilaku-perilaku seperti tidak memberikan perhatian, cepat menyerah, memilih tugas yang sangat mudah, atau mengumpulkan tugas tidak lengkap, seharusnya diabaikan atau dihukum. Guru juga dapat memberikan reinforcement atas perilaku menolong, murah hati, tanggung jawab, atau perilaku – perilaku lain yang diinginkan secara sosial. Namun harus diperhatikan bahwa jika siswa tidak tahu perilaku apa yang diberi reinforcement, perilaku yang diinginkan tidak akan meningkat.
Strategi behavior management atau contingency management sering diaplikasikan pada siswa dengan problem perilaku serius, termasuk masalah conduct didorder, perilaku antisosial, atau hiperaktivitas. Selaras dengan hal tersebut, guru memberikan reward pada perilaku yang diinginkan, seperti duduk, mengangkat tangan sebelum bicara, melakukan kontak mata dan menyapa, menawarkan bantuan, atau menunggu giliran. Berbicara tidak sesuai urutan dapat diabaikan dan mendorong anak lain dapat dihukum dengan time-out. Kartu laporan harian dapat digunakan sebagai strategi untuk mengontrol dan memelihara perubahan perilaku serta sarana berkomunikasi dengan orang tua. Contoh aplikasi lain adalah ketika seorang guru yang ingin meningkatkan perilaku pengambilan resiko (risk – taking) dari siswa yang hanya bersedia mengerjakan tugas-tugas mudah, memberikan positive reinforcement tergantung pada keterlibatan siswa tersebut dalam situasi belajar yang menantang, bukan setelah ia menunjukkan performansi yang baik. Suatu pendekatan yang berbeda dibutuhkan untuk membuat siswa dengan pengalaman gagal yang berulang dalam menyelesaikan tugasnya. Untuknya, reward perlu diberikan tergantung pada kelengkapan tugas. Pendekatan ini tentunya hanya dapat bekerja jika siswa tersebut benar- benar menyelesaikan suatu tugas. Apa yang dapat dilakukan guru jika perilaku yang diinginkan tidak pernah muncul? Problem merupakan hal yang serius untuk anak yang hampir tidak pernah menunjukkan perilaku yang diinginkan. Untuk mengatasinya, para peneliti mengembangkan strategi yang disebut shaping. Skinner menggunakan strategi ini untuk mengajarkan pada merpati untuk bermain Ping-Pong. Jika Skinner menunggu merpatinya bermain Ping-Pong sehingga ia bisa memperkuat perilaku tersebut, ia harus menunggu lama. Ia mulai memberikan sebutir makanan untuk perilaku pertama dalam suatu rangkaian yang diperlukan untuk bermain Ping- Pong. Ketika perilaku tersebut mulai muncul beberapa kali, ia mampu memperkuat merpati untuk perilaku kedua dalam rangkaian tersebut, dan seterusnya.
Strategi yang sama dapat digunakan untuk membentuk perilaku pada anak. Guru pertama kali menjelaskan kepada anak apa perilaku yang diinginkan, dan kemudian mulai memperkuat perilaku apa saja yang mendekati. Jika siswa yang bermasalah memperhatikan ke arah guru, guru dapat memujinya untuk perhatian yang diberikan, atau tersenyum tanda setuju. Diasumsikan siswa akan melihat lebih sering ke arah guru, sebagai hasil reinforcement. Guru kemudian dapat memuji siswa atas terpeliharanmya perilaku memperhatikan ke arah guru selama lebih dari satu menit dan secara gradual meningkatkan lamanya waktu yang disyaratkan untuk mendapatkan reinforcement. Dengan demikian, guru membentuk tindakan siswa yang mengarah pada perilaku yang diinginkan, yaitu memberikan perhatian pada guru dalam waktu lama.
Shaping diperlukan juga untuk menangani siswa yang sudah merasa tidak ada gunanya lagi mencoba menyelesaikan tugas-tugas. Guru dapat memulai dengan memujinya ketika ia membuka buku dan mengeluarkan pensil setelah sebuah tugas diberikan. Hal ini seharusnya dapat meningkatkan probabilitas perilaku mempersiapkan diri untuk mengerjakan tugas-tugas yang akan datang. Guru kemudian dapat memujinya hanya ketika ia sungguh-sungguh memulai tugas (seperti mengerjakan beberapa soal), dan kemudian memujinya ketika ia menunjukan persistensi dalam mengerjakan tugas. Jika pujian menjadi positive reinforcer bagi siswa tersebut, ia seharusnya dapat menyelesaikan suatu tugas pada akhirnya, dimana guru kemudian dapat memberikan reward.
Dalam mengaplikasikan Reinforcement Theory, guru dapat pula melakukan token ekonomi, yaitu modifikasi perilaku dengani komponen esensial berupa token (benda yang dapat ditukar dengan reward), perilaku target, aturan untuk mendapatkan dan kehilangan token, dan konsekuensi pengganti (back – up consequences) dimana token bisa dipertukarkan. Token dapat berupa apa saja yang mudah dihitung, seperti poin, uang mainan, chips, bintang, atau tanda cek. Benda-benda tersebut tidak memiliki nilai yang inheren; nilai benda-benda yang didapat setelah perilaku yang diharapkan muncul tersebut didasarkan pada kemampuannya untuk ditukar dengan konsekuensi pengganti yang bernilai, seperti permen, mainan, perhiasan kecil, uang, istirahat ekstra, atau film. Meskipun token ekonomi digunakan terutama untuk meningkatkan perilaku sosial, metode ini juga digunakan untuk meningkatkan penyelesaian dan keakuratan pengerjaan tugas. Suatu token ekonomi dapat diimplementasikan pada seorang siswa, suatu grup kecil siswa, atau seluruh kelas.
Dalam kasus program yang didesain untuk mengurangi perilaku yang tidak diinginkan (seperti bicara diluar giliran), siswa pada saat awal diberikan satu set token dan diminta untuk mengembalikan beberapa diantaranya ketika ia menunjukkan perilaku yang tidak diinginkan. Dalam program yang didesain untuk meningkatkan perilaku yang diinginkan (seperti menyelesaikan tugas), siswa diberi token ketika menunjukkan perilaku target. Sayangnya, penelitian mengenai pemeliharaan dan generalisasi perilaku yang diinginkan dalam program token menunjukkan hasil yang kurang positif. Reviu data bervariasi mengenai seberapa baik perubahan perilaku terpelihara setelah progam token tidak dilanjutkan, dan seberapa baik perilaku yang diinginkan tergeneralisasi pada setting yang lain dimana token tidak diadministrasikan. Meskipun efeknya kadang-kadang muncul beberapa tahun setelah program diselenggarakan, diambilnya token seringkali mengarah pada perubahan yang cepat ke baseline behaviors (perilaku sebelum implementasi program token ekonomi). Perilaku di luar setting dimana token diberikan (kadang-kadang disebut sebagai ’transfer’) secara umum tidak dipengaruhi oleh token ekonomi.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa observasi yang hati – hati terhadap perilaku siswa merupakan langkah pertama yang kritis untuk meningkatkan motivasi siswa dalam konteks prestasi. Observasi pada beragam konteks, ditambah interviu dan analisa terhadap program pendidikan diperlukan dalam mengidentifikasi dan memahami masalah -masalah motivasi.
Dian Ratna Sawitri, S.Psi., Psikolog
Staf Pengajar Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro Semarang
http://eprints.undip.ac.id
Model Pembelajaran Simulasi Sosial

Simulasi berasal dari kata simulate yang artinya pura- pura atau berbuat seolah- olah. Kata simulation artinya tiruan atau perbuatan yang pura- pura. Dengan demikian, simulasi dalam metode pembelajaran dimaksudkan sebagai cara untuk menjelaskan sesuatu (bahan pelajaran) melalui perbuatan yang bersifat pura- pura atau melalui proses tingkah laku lak imitasi. Atau bermain peran mengenai tingkah laku yang dilakukan seolah- olah dalam keadaan yang sebenarnya. (Ismail SM, 2008:24)
Simulasi merupakan suatu metode pembelajaran praktek interaktif yang melibatkan penciptaan situasi atau ruang belajar dalam suatu program pelatihan.Tujuan dari simulasi adalah untuk memunculkan pengalaman pembelajaran selama mengikuti program pelatihan. Metode ini mirip dengan permainan peran, tetapi dalam simulasi, peserta peserta lebih banyak berperan sebagai dirinya sendiri saat melakukan kegiatan. Misalnya: sebelum melakukan praktek penerbangan, seorang siswa sekolah penerbangan melakukan simulasi penerbangan terlebih dahulu (belum benar-benar terbang)
Metode simulasi telah diterapkan dalam pendidikan lebih dari tiga puluh tahun. Pelopornya adalah Sarene Boocock dan Harold Guetzkow. Walaupun model simulasi bukan dari disiplin ilmu pendidikan, tetapi merupakan penerapan dari prinsip sibernetik, suatu cabang dari psikologi sibernetik yaitu suatu study perbandingan antara mekanisme kontrol manusia (biologis) dengan sistem elektro mekanik, seperti komputer. Jadi, berdasarkan teori sibernetika ahli psikologi menganalogikan mekanisme kerja manusia seperti mekanisme mesin elektronik. Menganggap siswa (pembelajar) sebagai suatu sistem yang dapat mengendalikan umpan balik sendiri (self regulated feedback) (Hamzah B Uno,2007:28). Sistem kendali umpan balik ini, baik manusia maupun mesin mempunyai tiga fungsi, yaitu (1) menghasilkan gerakan/ tindakan sistem terhadap target yang diinginkan, (2)membandingkan dampak dari tindakannya tersebut, (3) memanfaatkan kesalahan (error) untuk mengarahkan kembali ke jalur yang seharusnya.
Prosedur Pembelajaran
Proses simulasi tergantung pada peran guru /fasilitator. Ada empat prinsip yang harus dipegang oleh fasilitator/guru. Pertama adalah penjelasan. Untuk melakukan simulasi, pemain harus benar- benar memahimi aturan mainnya, oleh karena itu sebelum permainan dimulai, guru/ fasilitator harus menjelaskan tentang aturan permainan dalam simulasi. Kedua adalah mengawasi (refeereing). Simulasi dirancang untuk tujuan tertentu dengan aturan dan prosedur permainan tertentu. Oleh karena itu, fasilitator harus mengawasi jalannya permainan agar dapat berjalan sesuai dengan ketentuan. Ketiga adalah melatih (Coaching). Dalam simulasi, pemain akan melakukan kesalahan. Oleh karena itu, fasilitator harus memberikan bimbingan, saran dan petunjuk agar pemain tidak mengulangi kesalahan yang sama. Keempat adalah diskusi. Dalam simulasi, refleksi menjadi bagian yang penting. Oleh karena itu, setelah simulasi selesai, fasilitator harus mendiskusikan beberapa hal antara lain: kesulitan- kesulitan, hikmah yang bisa diambil, bagaimana memperbaiki kekurangan simulasi dan sebagainya. (Hamzah B Uno,2007:29)
Dalam permainan simulasi, yang harus dilakukan oleh guru adalah, (1)Mempersiapkan siswa yang menjadi pemeran simulasi, (2)Menyusun skenario dengan memperkenalkan siswa terhadap aturan, peran, prosedur, pemberi skor (nilai), tujuan permainan dan lain- lain. Guru menunjuk siswa untuk memegang peran- peran tertentu dan menguji cobakan simulasi untuk memastikan bahwa seluruh siswa memahami aturan main simulasi tersebut., (3) Melaksanakan simulasi, siswa berpartisipasi dalam permainan simulasi dan guru melakukan peranannya sebagimana mestinya.( (Hamzah B Uno,2007:30)
Dalam simulasi, pemain/peserta akan mengalami kesalahan. Oleh karena itu guru/fasilitator harus memberikan saran, petunjuk atau arahan sehingga memungkinkan mereka tidak melakukan kesalahan yang, sama. Dan keempat adalah diskusi.
Kaitannya dengan kelompok model pembelajaran, simulasi diarahkan pada model pembelajaran sosial. Simulasi sosial adalah simulasi yang dimaksudkan mengajak peserta melalui suatu pengalaman yang berkaitan dengan persoalan-persoalan sosial. Menurut pengalaman sejumlah guru, metode simulasi dalam konteks model pemblajaran sosial sangat efektif digunakan jika guru menghendaki agar siswa menemukan makna diri (jati diri) di dalam dunia sosial dan memecahkan dilema dengan bantuan kelompok. Jenis model pembelajaran sosial misalnya melalui bermain peran dan atau simulasi. Dalam bermain peran, siswa belajar menggunakan konsep peran, menyadari adanya peran-peran yang berbeda dan memikirkan perilaku dirinya dan perilaku orang lain. Fungsi model pembelajaran sosial adalah (1) untuk menggali perasaan siswa, (2) memperoleh inspirasi dan pemahaman yang berpengaruh terhadap sikap, nilai dan persepsi, (3) mengembangkan keterampilan dan sikap dalam memecahkan masalah, dan (4) mendalami mata pelajaran dengan berbagai cara.
Aplikasi
Permainan simulasi dapat merangsang berbagai bentuk belajar, seperti belajar tentang persaingan (kompetisi), kerja sama, empati, sistem sosial, konsep, keterampilan, kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan dan lain-lain. Namun demikian, model simulasi agak berbeda dengan model-model lain. Model ini agak rumit, tergantung pada pengembangan simulasi yang tepat, baik yang melibatkan peneliti, pengembang, (sistem analis, programer dan lain-lain), perusahaan komersial, guru atau kelompok guru dan lain-lain. Dewasa ini, dengan semakin majunya teknologi komunikasi dan informasi, seperti komputer dan multimedia, telah banyak permainan simulasi dihasilkan untuk berbagai kebutuhan yang mencakup berbagai topik dari berbagai disiplin ilmu (mata pelajaran)
Simulasi merupakan suatu metode pembelajaran praktek interaktif yang melibatkan penciptaan situasi atau ruang belajar dalam suatu program pelatihan.Tujuan dari simulasi adalah untuk memunculkan pengalaman pembelajaran selama mengikuti program pelatihan. Metode ini mirip dengan permainan peran, tetapi dalam simulasi, peserta peserta lebih banyak berperan sebagai dirinya sendiri saat melakukan kegiatan. Misalnya: sebelum melakukan praktek penerbangan, seorang siswa sekolah penerbangan melakukan simulasi penerbangan terlebih dahulu (belum benar-benar terbang)
Metode simulasi telah diterapkan dalam pendidikan lebih dari tiga puluh tahun. Pelopornya adalah Sarene Boocock dan Harold Guetzkow. Walaupun model simulasi bukan dari disiplin ilmu pendidikan, tetapi merupakan penerapan dari prinsip sibernetik, suatu cabang dari psikologi sibernetik yaitu suatu study perbandingan antara mekanisme kontrol manusia (biologis) dengan sistem elektro mekanik, seperti komputer. Jadi, berdasarkan teori sibernetika ahli psikologi menganalogikan mekanisme kerja manusia seperti mekanisme mesin elektronik. Menganggap siswa (pembelajar) sebagai suatu sistem yang dapat mengendalikan umpan balik sendiri (self regulated feedback) (Hamzah B Uno,2007:28). Sistem kendali umpan balik ini, baik manusia maupun mesin mempunyai tiga fungsi, yaitu (1) menghasilkan gerakan/ tindakan sistem terhadap target yang diinginkan, (2)membandingkan dampak dari tindakannya tersebut, (3) memanfaatkan kesalahan (error) untuk mengarahkan kembali ke jalur yang seharusnya.
Prosedur Pembelajaran
Proses simulasi tergantung pada peran guru /fasilitator. Ada empat prinsip yang harus dipegang oleh fasilitator/guru. Pertama adalah penjelasan. Untuk melakukan simulasi, pemain harus benar- benar memahimi aturan mainnya, oleh karena itu sebelum permainan dimulai, guru/ fasilitator harus menjelaskan tentang aturan permainan dalam simulasi. Kedua adalah mengawasi (refeereing). Simulasi dirancang untuk tujuan tertentu dengan aturan dan prosedur permainan tertentu. Oleh karena itu, fasilitator harus mengawasi jalannya permainan agar dapat berjalan sesuai dengan ketentuan. Ketiga adalah melatih (Coaching). Dalam simulasi, pemain akan melakukan kesalahan. Oleh karena itu, fasilitator harus memberikan bimbingan, saran dan petunjuk agar pemain tidak mengulangi kesalahan yang sama. Keempat adalah diskusi. Dalam simulasi, refleksi menjadi bagian yang penting. Oleh karena itu, setelah simulasi selesai, fasilitator harus mendiskusikan beberapa hal antara lain: kesulitan- kesulitan, hikmah yang bisa diambil, bagaimana memperbaiki kekurangan simulasi dan sebagainya. (Hamzah B Uno,2007:29)
Dalam permainan simulasi, yang harus dilakukan oleh guru adalah, (1)Mempersiapkan siswa yang menjadi pemeran simulasi, (2)Menyusun skenario dengan memperkenalkan siswa terhadap aturan, peran, prosedur, pemberi skor (nilai), tujuan permainan dan lain- lain. Guru menunjuk siswa untuk memegang peran- peran tertentu dan menguji cobakan simulasi untuk memastikan bahwa seluruh siswa memahami aturan main simulasi tersebut., (3) Melaksanakan simulasi, siswa berpartisipasi dalam permainan simulasi dan guru melakukan peranannya sebagimana mestinya.( (Hamzah B Uno,2007:30)
Dalam simulasi, pemain/peserta akan mengalami kesalahan. Oleh karena itu guru/fasilitator harus memberikan saran, petunjuk atau arahan sehingga memungkinkan mereka tidak melakukan kesalahan yang, sama. Dan keempat adalah diskusi.
Kaitannya dengan kelompok model pembelajaran, simulasi diarahkan pada model pembelajaran sosial. Simulasi sosial adalah simulasi yang dimaksudkan mengajak peserta melalui suatu pengalaman yang berkaitan dengan persoalan-persoalan sosial. Menurut pengalaman sejumlah guru, metode simulasi dalam konteks model pemblajaran sosial sangat efektif digunakan jika guru menghendaki agar siswa menemukan makna diri (jati diri) di dalam dunia sosial dan memecahkan dilema dengan bantuan kelompok. Jenis model pembelajaran sosial misalnya melalui bermain peran dan atau simulasi. Dalam bermain peran, siswa belajar menggunakan konsep peran, menyadari adanya peran-peran yang berbeda dan memikirkan perilaku dirinya dan perilaku orang lain. Fungsi model pembelajaran sosial adalah (1) untuk menggali perasaan siswa, (2) memperoleh inspirasi dan pemahaman yang berpengaruh terhadap sikap, nilai dan persepsi, (3) mengembangkan keterampilan dan sikap dalam memecahkan masalah, dan (4) mendalami mata pelajaran dengan berbagai cara.
Aplikasi
Permainan simulasi dapat merangsang berbagai bentuk belajar, seperti belajar tentang persaingan (kompetisi), kerja sama, empati, sistem sosial, konsep, keterampilan, kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan dan lain-lain. Namun demikian, model simulasi agak berbeda dengan model-model lain. Model ini agak rumit, tergantung pada pengembangan simulasi yang tepat, baik yang melibatkan peneliti, pengembang, (sistem analis, programer dan lain-lain), perusahaan komersial, guru atau kelompok guru dan lain-lain. Dewasa ini, dengan semakin majunya teknologi komunikasi dan informasi, seperti komputer dan multimedia, telah banyak permainan simulasi dihasilkan untuk berbagai kebutuhan yang mencakup berbagai topik dari berbagai disiplin ilmu (mata pelajaran)
Tips Membangun Otak Anak dengan Musik

Para peneliti percaya bahwa pelatihan musik benar-benar menciptakan jalur baru di otak.
Musik memiliki pengaruh kuat terhadap emosi kita. Orang tua kita tahu bahwa lagu ninabobo tenang dan lembut dapat menenangkan bayi yang rewel, paduan suara yang megah dapat membuat kita merasakan kegembiraan. Tahukah Anda, bahwa musik juga dapat mempengaruhi cara kita berpikir ? Kita lihat bahasan lebih lanjutnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, telah ada banyak penelitian tentang bagaimana otak berkembang. Bayi dilahirkan dengan miliaran sel otak.
Selama tahun-tahun pertama kehidupan bayi, sel-sel otak membentuk hubungan dengan sel otak lainnya. Seiring waktu, hubungan tersebut kita gunakan secara teratur agar menjadi lebih kuat. Anak-anak yang tumbuh dengan mendengarkan musik mengembangkan hubungan antar sel otak yang kuat yang berhubungan dengan musik .Beberapa jalur musik sebenarnya mempengaruhi cara kita berpikir. Mendengarkan musik klasik dapat meningkatkan penalaran spasial seseorang, setidaknya untuk waktu yang singkat. Dan belajar untuk memainkan alat musik mungkin memiliki efek lebih lama pada keterampilan berpikir tertentu.
Apakah Musik Membuat kita lebih "pintar"?
Tidak persis begitu, musik tampak sebagai pemikiran utama bagi beberapa jenis berpikir. Setelah mendengarkan musik klasik, orang dewasa dapat melakukan tugas-tugas spasial tertentu lebih cepat, seperti menyusun jigsaw puzzle dan sebagainya.Mengapa hal ini terjadi? Jalur musik klasik di dalam otak kita mirip dengan jalur kita gunakan untuk penalaran spasial. Ketika kita mendengarkan musik klasik, jalur spasial telah "diaktifkan" dan siap untuk digunakan.
Utamanya, hal ini membuat lebih mudah untuk bekerja dengan teka-teki dengan lebih cepat. Tetapi efeknya hanya berlangsung dalam waktu singkat. Meningkatkannya keterampilan spasial memudar sekitar satu jam setelah kita berhenti mendengarkan musik.
Belajar memainkan alat musik juga dapat memiliki efek yang tahan lama pada penalaran spasial,. Itulah sebabnya, dalam beberapa penelitian, anak-anak yang mengambil pelajaran piano selama enam bulan meningkatkan kemampuan mereka untuk bekerja dengan teka-teki dan memecahkan tugas-tugas spasial lainnya sebanyak 30 persen lebih akurat.
Mengapa memainkan alat musik membuat perbedaan semacam itu? Para peneliti percaya bahwa pelatihan musik menciptakan jalur-jalur baru di otak.
Kenapa harus Musik Klasik?
Musik yang kebanyakan orang menyebutnya " Musik klasik" - karya-karya komposer seperti Bach, Beethoven, atau Mozart - berbeda dari musik seperti rock dan lagu-lagu kebangsaan suatu negara. Musik klasik memiliki struktur musik yang lebih kompleks. Bayi yang berusia 3 bulan bisa memilih struktur dan bahkan mengakui pilihan musik klasik adalah yang mereka suka.
Peneliti berpikir, kompleksitas musik klasik adalah apa yang memnjadi penyebab utama pada otak untuk memecahkan masalah spasial dengan lebih cepat. Jadi mendengarkan musik klasik mungkin memiliki efek yang berbeda pada otak dibandingkan mendengarkan jenis musik lain.
Ini tidak berarti bahwa jenis musik lainnya tidak begitu baik didengar. Mendengarkan segala jenis musik membantu membangun jalur yang berhubungan dengan musik di otak. Dan musik dapat memiliki efek positif pada suasana hati kita yang dapat membuat belajar lebih mudah.
Apa Yang Dapat Anda Lakukan?
Orang tua dan para penyedia perawat bagi anak-anak ( baby sister) dapat membantu mengasuh anak-anak untuk mencintai musik dimulai pada masa bayi. Berikut adalah beberapa tips-nya:
- Mainkan musik untuk bayi Anda. Paparan bayi Anda banyak pilihan musik yang berbeda dari berbagai gaya. Jika Anda memainkan alat musik, praktek ketika bayi Anda berada di dekatnya. Tapi tetap volume moderat. Musik yang keras dapat merusak pendengaran bayi.
- Biasakan bernyanyi untuk bayi Anda. Tidak peduli seberapa baik Anda menyanyi! Mendengar suara Anda membantu bayi Anda mulai belajar bahasa. Bayi menyukai pola dan irama lagu. Dan bahkan bayi muda dapat mengenali melodi tertentu ketika mereka sudah mendengar mereka.
- Bernyanyilah bersama dengan anak Anda. Sebagai anak-anak tumbuh, mereka menikmati bernyanyi dengan Anda. Dan pengaturan kata-kata untuk musik benar-benar membantu otak belajar mereka lebih cepat dan mempertahankan mereka lagi. Itulah mengapa kita mengingat lirik lagu kami menyanyikan sebagai anak-anak, bahkan jika kita tidak mendengar mereka bertahun-tahun.
- Biasakan anak Anda berlatih bermain musik sejak dini. Jika Anda ingin anak Anda untuk belajar instrumen, Anda tidak perlu menunggu sampai sekolah dasar untuk memulai pelajaran. otak anak-anak muda mengembangkan dilengkapi untuk belajar musik. Sebagian besar empat-dan lima-year-olds menikmati membuat musik dan dapat mempelajari dasar-dasar dari beberapa instrumen. Dan mulai awal pelajaran membantu anak-anak membangun cinta seumur hidup dari musik.
- Dorong sekolah anak Anda untuk mengajar musik. Bernyanyi membantu menstimulasi otak, setidaknya sebentar. Seiring waktu, musik pendidikan sebagai bagian dari sekolah dapat membantu membangun keterampilan seperti koordinasi dan kreativitas. Dan musik membantu anak Anda belajar menjadi orang baik-bulat.
Sekian, terima kasih,,
SEMOGA BERMANFAAT.........
Admin,
Hary Kurniadi, A.Ma,
DII-S1 PGSD 2008
Copyrigh with Permission © 2010 by Education For Our Country™
Resource :
Fagen, J., Prigot, J., Carroll, M., Pioli, L., Stein, A., & Franco, A. (1997). Auditory context and memory retrieval in young infants. Child Development, 68, 1057-1066.
Rauscher, F. H., Shaw, G. L., Levine, L. J., Wright, E. L., Dennis, W. R., & Newcomb, R. L. (1997). Music training causes long-term enhancement of preschool children's spatial-temporal reasoning. Neurological Research, 19, 2-8.
Viadero, D. (1998). Music on the Mind. Education Week, April 8, 1998.
Wallace, W. T. (1994). Memory for music: Effect of melody on recall of text. Journal of Experimental Psychology: Learning, Memory, & Cognition, 20, 1471-1485.
Reprinted with permission from the University of Georgia.
Bales, D. (1998). Building Baby's Brain: The Role of Music. Athens, GA: University of Georgia, College of Family and Consumer Sciences.-www.educationoasis.com
Kumpulan Website Media Pembelajaran Online
Hallo teman-teman, sudah lama tidak memposting masalah tentang media pembelajaran, kali ini saya akan dikit men-share tentang beberapa website yang bisa kita gunakan sebagai media pembelajaran online. Di beberapa website ini, berbahasa inggris dan selebihnya berbahasa Malaysia, karena sepengetahuan saya, di Indonesia belum ada media pembelajaran yang bentuknya online seperti layaknya website-website di bawah ini. Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui, itulah kata pepatah, kita dapat menggunakan media pembelajaran online ini sebagai media dalam hal pembelajaran materi yang kita ajarkan, namun kita juga dapat sambil belajar berbahasa Inggris untuk anak didik kita. Nah, sekarang mari kita lihat beberapa penjelasan tentang website yang menyediakan media pembelajran online. Selamat memcoba .......
1. IXL, Math Grades Pre-K to 8 ( www.ixl.com )
2. National Geographic ( for Kids ) - www.nationalgeographic.com
3. Primary Games - www.primarygames.com
4. Pendidikan Anaku Sayang.
Itulah beberapa website yang dapat saya share, sebenarnya masih banyak lagi website lain, anda dapat mencarinya di Seach Engine Google. Dan mungkin ada beberapa website yang menyediakan layanan seperti diatas namun telah berbahasa Indonesia. Silahkan di-Share di kotak komentar ya bos... hehehe..
Update Artikel Desember 2010 :
SEKIAN , TERIMA KASIH...
ADMIN
HARYMAU AUAU on Facebook
Pendidikan di Finlandia adalah yang No. # 1
Semua anak-anak Finlandia menerima pendidikan dasar wajib antara usia 7 dan 16. Dalam beberapa tahun terakhir, Finlandia telah mendapat perhatian luas pada sistem pendidikannya, terutama di Amerika Serikat. Jika Anda ingin mengetahui apa yang membuat sistem sekolah Finlandia sangat dihargai, bacalah artikel ini sampai habis.Orang Finlandia memiliki standar pendidikan yang tinggi. Semua anak-anak menerima pendidikan dasar wajib antara usia 7 dan 16, biasanya diawali dengan tahun pra-sekolah. Pendidikan luar usia 16 tahun adalah sukarela atau tidak wajib namun di haruskan, mengambil bentuk baik tiga program empat tahun di sekolah menengah atas atau dua sampai lima tahun di sekolah kejuruan. Pendidikan tinggi Finlandia terdiri dari dua sektor: universitas dan politeknik. Ada 17 universitas dan 27 politeknik di Finlandia. Dewasa pendidikan tersedia di semua tingkat.
Dalam beberapa tahun terakhir, Finlandia telah mendapat perhatian internasional yang luas pada sistem sekolah negara itu dan dukungan pada sistem belajar sepanjang hayat. Pada tahun 2007, PISA (Program for International Student Assessment) studi matematika peringkat remaja Finlandia ', ilmu pengetahuan dan kemampuan membaca pada atau dekat dengan bagian atas dari hampir 60 negara yang dinilai dalam survei.
Sebuah penilaian tiga tahunan yang telah berlangsung selama 15 tahun-di negara-negara industri utama, PISA diselenggarakan oleh OECD (Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan). Dalam studi PISA, perhatian khusus diberikan untuk ilmu alam, di mana Finlandia 15 tahun keluar di atas dengan margin besar didepan Jepang, Hong Kong dan Korea. Untuk anak-anak usia dini memahami bacaan Finlandia menduduki peringkat kedua setelah Korea Selatan, dan dalam matematika mereka mengikuti top-scorer Cina Taipei hanya satu poin.
Apa yang membuat sistem pendidikan Finlandia begitu baik?
Menurut survei, kekuatan sistem sekolah Finlandia adalah bahwa hal itu menjamin kesempatan belajar yang sama, tanpa memandang latar belakang sosial. Daripada perbandingan antara murid, fokusnya adalah untuk mendukung dan membimbing siswa dengan kebutuhan khusus. Sangat sedikit anak-anak perlu dilakukan untuk mengulang satu tahun.
Staf pengajar di sekolah Finlandia adalah berpendidikan tinggi. Kualifikasi untuk semua tingkat sekolah memerlukan gelar Master of Arts termasuk studi pedagogis yang luas dan kualifikasi dalam mata pelajaran khusus.
Perasaan anak-anak Kecil keselamatan dan motivasi yang meningkat oleh kenyataan bahwa mereka diajarkan oleh guru tunggal. Juga, meskipun siswa menerima evaluasi kemajuan, grading fisis tidak diperkenalkan sampai tahun kelima. Sekolah Finlandia bertujuan untuk berinteraksi dengan alam, serta hubungan hangat antara guru dan murid.
Pendidikan sekolah dasar disediakan oleh kota rumah anak, dan jaringan sekolah dasar tingkat padat. Instruksi dan semua materi pendidikan dasar gratis bagi anak-anak, dan jasa termasuk makan siang panas gratis setiap hari, kesehatan sekolah dan transportasi gratis bagi anak-anak yang tinggal terlalu jauh dari sekolah untuk berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum. Intinya, semua Manajerial untuk anak adalah gratis, serta managemen yang benefit.
Mengelola instruksi yang disediakan untuk usia 6 tahun, ini adalah sukarela, tapi hampir seluruh kelompok usia berpartisipasi.
Kurikulum mencakup mata pelajaran besar banyak pilihan dan mengambil rata-rata tiga tahun, menyimpulkan dengan ujian matrikulasi nasional. Matrikulasi menyediakan landasan untuk melanjutkan studi. Selain sekolah-sekolah menengah atas, sebuah alternatif pendidikan dasar kejuruan juga ada.
Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, pendidikan tinggi di New Zealand dibagi antara politeknik dan universitas. Politeknik memberikan pendidikan dan pelatihan keterampilan profesional bertujuan untuk tingkat tinggi untuk memenuhi persyaratan masa kerja, sedangkan universitas melakukan penelitian ilmiah dan memberikan instruksi akademik konvensional. Jadi antara universitas dengan politekni sangat berkaitan dan saling ketergantungan, serta tidak ada kompetensi didalamnya, yang ada adalah saling kerjasama.
Tergantung pada instansi yang bersangkutan, pemilihan siswa didasarkan pada sertifikat pemeriksaan atau kombinasi sertifikat dan ujian masuk. strategi nasional Finlandia bertujuan untuk memberikan gelar politeknik atau universitas untuk 42 persen orang dewasa muda pada tahun 2020.
Semua tingkat sekolah gratis bagi siswa. Pemerintah telah menyediakan dana untuk berbagai manfaat sosial bagi siswa yang berkaitan dengan sarana pendukung, makanan, perumahan dan kesehatan. lembaga pendidikan yang sebagian besar dimiliki oleh pemerintah setempat atau pusat.
Sekarang mari kita lihat, mengapa sekolah-sekolah di Finlandia mendapatkan hasil terbaik ?
Tahun lalu lebih dari 100 delegasi asing dan pemerintah mengunjungi Helsinki ibu kota Finlandia, berharap untuk mempelajari rahasia kesuksesan sekolah - sekolah disana.
Pada tahun 2006, murid Finlandia mencetak hasil rata-rata tertinggi dalam ilmu dan membaca di seluruh negara maju. Dalam ujian OECD untuk anak usia 15 tahun, yang telah disebutkan diatas yaitu PISA, mereka juga mendapat posisi kedua di matematika, dipukul mundur oleh remaja di Korea Selatan.
Ini bukanlah satu-satunya prestasi mereka: dalam tes PISA sebelumnya Finlandia juga menempati peringkat atas.
Filosofi Finlandia dengan pendidikannya adalah bahwa setiap orang memiliki sesuatu untuk berkontribusi dan mereka yang berjuang dalam mata pelajaran tertentu, tidak ada yang boleh tertinggal dalam masalah pendidikan.
Taktik yang digunakan dalam hampir setiap pelajaran adalah penyediaan seorang guru tambahan yang membantu mereka yang berjuang keras dalam mata pelajaran tertentu. Tetapi murid semua ditempatkan dalam kelas yang sama, terlepas dari kemampuan mereka dalam mata pelajaran tertentu.
Menteri Pendidikan Finlandia, Henna Virkkunen bangga dengan catatan negaranya, tetapi tujuan berikutnya adalah untuk ditarget bagi murid yang cerdas.
"Sistem Finlandia sangat mendukung bagi orang-siswa yang memiliki kesulitan belajar tetapi kita harus membayar lebih banyak perhatian juga mereka murid yang sangat berbakat. Sekarang kita telah memulai sebuah proyek percontohan tentang bagaimana untuk mendukung mereka, murid yang sangat berbakat di daerah tertentu. "tangkasnya.
Menurut OECD, anak-anak Finlandia menghabiskan paling sedikit jumlah jam di kelas pada negara maju. Hal ini mencerminkan tema lain yang penting dari pendidikan Finlandia. Sekolah primer dan sekunder adalah gabungan, sehingga murid tidak harus pindah sekolah pada usia 13. Mereka menghindari transisi yang berpotensi mengganggu dari satu sekolah ke yang lain.
Guru Marjaana Arovaara-Heikkinen berpendapat,
menjaga murid yang sama di kelasnya selama beberapa tahun juga membuat pekerjaannya lebih mudah, Aku mau tumbuh dewasa dengan anak-anak saya, saya melihat permasalahan yang mereka miliki ketika mereka kecil. Dan sekarang setelah lima tahun, saya masih melihat dan mengetahui apa yang telah terjadi di masa muda mereka, apa hal terbaik yang bisa mereka lakukan. Saya memberitahu mereka saya seperti ibu sekolah mereka. "
Anak-anak di Finlandia hanya mulai sekolah utama pada usia tujuh. Idenya adalah bahwa sebelum itu mereka belajar paling baik ketika mereka sedang bermain dan pada saat mereka akhirnya sampai ke sekolah mereka tertarik untuk mulai belajar.
Para orang tua di Finlandia juga membantu untuk hasil sekolah yang mengesankan. Ada budaya membaca bersama anak-anak di rumah dan keluarga memiliki kontak teratur dengan guru anak-anak mereka.
Pengajaran adalah karir yang bergengsi di Finlandia. Guru sangat dihargai dan dengan standar pengajaran yang tinggi.
Keberhasilan sistem pendidikan di Finlandia tampaknya menjadi bagian dari budaya. Siswa belajar dalam suasana santai dan informal.
Finlandia juga memiliki tingkat imigrasi yang rendah . Jadi ketika siswa mulai bersekolah mayoritas Bahasa Finlandia adalah sebagai bahasa asli mereka, menghilangkan hambatan yang sering menghadapi masyarakat lain. Ada penekanan pada sekolah santai, bebas dari campur tangan politik. Kombinasi ini, mereka percaya, dan berarti bahwa tidak ada anak yang tertinggal.
Hebatnya, Finlandia bukan hanya unggul secara akademis tapi juga menunjukkan unggul dalam pendidikan anak-anak lemah mental. Ringkasnya, Finlandia berhasil membuat semua siswanya cerdas. Lantas apa kuncinya sehingga Finlandia menjadi Top No 1 dunia? Dalam masalah anggaran pendidikan Finlandia memang sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara di Eropa tapi masih kalah dengan beberapa negara lainnya.
Finlandia tidaklah menggenjot siswanya dengan menambah jam-jam belajar, memberi beban PR tambahan, menerapkan disiplin tentara, atau memborbardir siswa dengan berbagai tes. Sebaliknya, siswa di Finlandia mulai sekolah pada usia yang agak lambat dibandingkan dengan negara-negara lain, yaitu pada usia 7 tahun, dan jam sekolah mereka justru lebih sedikit, yaitu hanya 30 jam perminggu. Bandingkan dengan Korea, ranking kedua setelah Finlandia, yang siswanya menghabiskan 50 jam perminggu.
Apa gerangan kuncinya? Ternyata kuncinya terletak pada kualitas guru. Di Finlandia hanya ada guru-guru dengan kualitas terbaik dengan pelatihan terbaik pula. Profesi guru sendiri adalah profesi yang sangat dihargai, meski gaji mereka tidaklah fantastis. Lulusan sekolah menengah terbaik biasanya justru mendaftar untuk dapat masuk di sekolah-sekolah pendidikan, dan hanya 1 dari 7 pelamar yang bisa diterima. Persaingannya lebih ketat daripada masuk ke fakultas hukum atau kedokteran! Bandingkan dengan Indonesia dimana mayoritas mahasiswanya memilih fakultas keguruan sebagai alternatif terakhir.
Dengan kualitas mahasiswa yang baik dan pendidikan serta pelatihan dari dosen yang juga berkualitas tinggi tak salah jika kemudian mereka dapat menjadi guru-guru dengan kualitas yang tinggi pula. Dengan kompetensi tersebut mereka bebas untuk menggunakan metode kelas apapun yang mereka suka, dengan kurikulum yang mereka rancang sendiri, dan buku teks yang mereka pilih sendiri. Jika negara-negara lain percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, Finlandia justru percaya bahwa ujian dan testing itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa. Terlalu banyak testing membuat kita cenderung mengajarkan kepada siswa untuk semata lolos dari ujian, ungkap seorang guru di Finlandia. Padahal banyak aspek dalam pendidikan yang tidak bisa diukur dengan ujian. Pada usia 18 th siswa mengambil ujian untuk mengetahui kualifikasi mereka di perguruan tinggi dan dua pertiga lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi.
Siswa diajar untuk mengevaluasi dirinya sendiri, bahkan sejak Pra-TK! Ini membantu siswa belajar bertanggung jawab atas pekerjaan mereka sendiri, kata Sundstrom, kepala sekolah di SD Poikkilaakso, Finlandia. Guru tidak harus selalu mengontrol mereka. Siswa didorong untuk bekerja secara independen dengan berusaha mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan. Siswa belajar lebih banyak jika mereka mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan. Kita tidak belajar apa-apa kalau kita tinggal menuliskan apa yang dikatakan oleh guru. Para guru tidak mengajar dengan metode ceramah. Suasana sekolah sangat santai dan fleksibel. Adanya terlalu banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan, dan mengakibatkan suasana belajar menjadi tidak menyenangkan.
Kelompok siswa yang lambat mendapat dukungan intensif. Hal ini juga yang membuat Finlandia sukses. Berdasarkan penemuan PISA, sekolah-sekolah di Finlandia sangat kecil perbedaan antara siswa yang berprestasi baik dan yang buruk dan merupakan yang terbaik menurut OECD. Remedial tidaklah dianggap sebagai tanda kegagalan tapi sebagai kesempatan untuk memperbaiki. Seorang guru yang bertugas menangani masalah belajar dan perilaku siswa membuat program individual bagi setiap siswa dengan penekanan tujuan-tujuan yang harus dicapai, umpamanya: Pertama, masuk kelas; kemudian datang tepat waktu; berikutnya, bawa buku, dlsb. Kalau mendapat PR, siswa bahkan tidak diharuskan untuk menjawab dengan benar, yang penting mereka berusaha sebaik mungkin.
Para guru sangat menghindari kritik terhadap pekerjaan siswa mereka. Menurut mereka, jika kita mengatakan “Kamu salah” pada siswa, maka hal tersebut akan membuat siswa malu. Dan jika mereka malu maka ini akan menghambat mereka dalam belajar. Setiap siswa diperbolehkan melakukan kesalahan. Mereka hanya diminta membandingkan hasil mereka dengan nilai sebelumnya, dan tidak dengan siswa lainnya. Jadi tidak ada sistem ranking-rankingan. Setiap siswa diharapkan agar bangga terhadap dirinya masing-masing. Ranking-rankingan hanya membuat guru memfokuskan diri pada segelintir siswa tertentu yang dianggap terbaik di kelasnya.
Kehebatan sistem pendidikan di Finlandia adalah gabungan antara kompetensi guru yang tinggi, kesabaran, toleransi dan komitmen pada keberhasilan melalui tanggung jawab pribadi. Kalau saya gagal dalam mengajar seorang siswa, kata seorang guru, maka itu berarti ada yang tidak beres dengan metode pengajaran saya! Benar-benar ucapan guru yang sangat bertanggung jawab.
Tidak heran jika Pendidikan di New Zealand adalah No. 1 di dunia.
Untuk melihat videonya silahkan lihat di bawah ini :
Teks diadaptasi dari "Dengan bebas, pendidikan berkualitas tinggi untuk semua" oleh Salla Korpela, di Finlandia.
Sumber :
http://www.newsweek.com/2010/08/16/best-countries-in-the-world.html
http://www.finland.org/Public/default.aspx?contentid=204918&nodeid=35833&culture=en-US
http://blog.limkitsiang.com/2010/09/07/why-do-finlands-schools-get-the-best-results/
http://www.facebook.com/topic.php?uid=73087503218&topic=12414
Penemuan Baru, Planet Hunian Lain Ditemukan.( Update 2010-09-29)

Date: 2010-09-29
Contact: Tim Stephens
Phone: (831) 459-2495
Email: stephens@ucsc.edu
Sebuah tim pemburu planet yang dipimpin oleh astronom di Universitas California, Santa Cruz, dan Carnegie Institution of Washington telah mengumumkan penemuan sebuah planet berukuran Bumi (tiga kali massa Bumi) yang mengorbit bintang terdekat pada jarak yang menempatkan itu tepat di tengah "zona huni," bintang, di mana air dapat eksis di permukaan planet. Jika dikonfirmasi, ini akan menjadi planet ekstra surya yang paling mirip bumi , namun belum ditemukan kasus yang kuat untuk satu potensi untuk dihuni.
Untuk para astronom, sebuah "berpotensi dihuni" planet adalah salah satu yang bisa mempertahankan hidup, belum tentu satu bahwa manusia akan mempertimbangkan tempat yang bagus untuk hidup. Habitasi tergantung pada banyak faktor, tetapi air dan suhu adalah yang paling penting.
"Temuan kami menawarkan kasus yang sangat menarik bagi planet berpotensi dihuni," kata Steven Vogt, profesor astronomi dan astrofisika di UC, Santa Cruz. "Fakta bahwa kami mampu mendeteksi planet ini begitu cepat dan begitu dekatnya memberitahu kita bahwa planet seperti ini harus benar-benar umum."
Temuan ini didasarkan pada 11 tahun pengamatan di W. M. Keck Observatory , Hawaii. " Teknik tercanggih dikombinasikan dengan teleskop berbasis darat kuno terus memimpin revolusi planet," kata Paul Butler dari Carnegie Institution. "Kemampuan kita untuk menemukan dunia berpotensi dihuni sekarang hanya dibatasi oleh waktu oleh teleskop kami."
Vogt dan Butler memimpin Lick-Carnegie Exoplanet Survey. Temuan baru tim dilaporkan dalam sebuah makalah yang akan diterbitkan dalam Jurnal Astrophysical dan diposting online di arXiv.org. Himpunan penulis meliputi penelitian ilmuwan asosiasi Eugenio Rivera dari UC Santa Cruz; asosiasi Nader Haghighipour astronom dari University of Hawaii-Manoa, dan penelitian para ilmuwan Gregory Henry dan Michael Williamson dari Tennessee State University.
Makalah ini melaporkan penemuan dua planet baru di sekitar bintang katai merah Gliese 581 . Hal ini membawa jumlah planet dikenal di seluruh bintang ini sampai enam, yang paling belum ditemukan di satu sistem planet selain tata surya kita. Seperti tata surya kita, planet-planet sekitar Gliese 581 memiliki orbit yang hampir lingkaran.
Yang paling menarik dari dua planet baru Gliese 581g, dengan massa tiga sampai empat kali bahwa Bumi dan periode orbit hanya di bawah 37 hari. Massanya menunjukkan bahwa itu mungkin sebuah planet berbatu dengan permukaan tertentu dan bahwa ia memiliki gravitasi yang cukup untuk mempertahankan suhu, menurut Vogt.
Gliese 581, yang terletak 20 tahun cahaya dari Bumi di rasi Libra.Dua sebelumnya terdeteksi planet dalam sistem terletak di tepi zona dihuni, satu di sisi panas (planet c) dan satu pada sisi dingin (planet d). Sementara beberapa astronom masih berpikir mungkin planet d layak huni jika memiliki atmosfer tebal dengan efek rumah kaca yang kuat untuk penghangatan planet itu, yang lain hanya skeptis.
Planet ini terkunci bintang, yang berarti bahwa satu sisi selalu menghadap bintang dan berjemur di siang hari terus-menerus, sedangkan bagian samping yang menghadap jauh dari bintang berada dalam kegelapan terus-menerus. Salah satu efek dari hal ini adalah untuk menstabilkan iklim permukaan planet, menurut Vogt. Zona paling huni di permukaan planet akan garis antara bayangan dan cahaya (dikenal sebagai "terminator"), dengan suhu permukaan menurun ke sisi gelap dan meningkatkan terhadap sisi terang.
"Setiap bentuk kehidupan muncul akan memiliki berbagai iklim yang stabil untuk memilih dari dan untuk berkembang sekitar, tergantung pada bujur mereka," kata Vogt.
Para peneliti memperkirakan bahwa rata-rata suhu permukaan bumi adalah antara -24 dan 10 derajat Fahrenheit (-31 ke -12 derajat Celsius). sebenarnya suhu akan berkisar antara panas terik di sisi menghadap bintang pembekuan dingin di sisi gelap.
Jika Gliese 581g memiliki komposisi batuan yang mirip Bumi, diameternya akan menjadi sekitar 1,2-1,4 kali dari Bumi. Gravitasi permukaan akan hampir sama atau sedikit lebih tinggi dari bumi, sehingga orang dapat dengan mudah berjalan tegak di planet ini, Vogt kata.
Temuan baru ini didasarkan pada 11 tahun pengamatan dari Gliese 581 menggunakan spektrometer HiRes (dirancang oleh Vogt) pada Keck I Telescope di Observatorium WM Keck di Hawaii. Spektrometer ini memungkinkan pengukuran tepat dari kecepatan radial bintang's (gerak di sepanjang garis pandang dari Bumi), yang dapat mengungkapkan adanya planet. Tarikan gravitasi planet yang mengorbit menyebabkan perubahan periodik dalam kecepatan radial bintang tuan rumah itu sendiri. Beberapa planet menyebabkan bergetar kompleks dalam gerak bintang, dan astronom menggunakan analisis canggih untuk mendeteksi planet dan menentukan orbit dan massanya.
"Ini benar-benar sulit untuk mendeteksi planet seperti ini," kata Vogt. "Setiap kali kita mengukur kecepatan radial, itu malam pada teleskop, dan butuh lebih dari 200 pengamatan dengan presisi sekitar 1,6 meter per detik untuk mendeteksi planet ini."
Untuk mendapatkan banyak bahwa pengukuran kecepatan radial (total 238 ), tim gabungan Vogt, observasi HiRes dengan data yang diterbitkan dari kelompok lain yang dipimpin oleh Observatorium Jenewa (HARPS, High Accuracy Radial velocity Planetary= Proyek Akurasi Tinggi Kecepatan radial Planet).
Selain pengamatan kecepatan radial, rekan penulis Henry dan Williamson melakukan pengukuran kecerahan tepat malam-ke-malam bintang dengan salah satu teleskop robot Tennessee State University. "Pengukuran kecerahan yang kami verifikasi bahwa variasi kecepatan radial yang disebabkan oleh planet yang mengorbit, dengan data baru maupun lama didapat dengan berbagai proses di dalam bintang itu sendiri," kata Henry.
Para peneliti juga mengeksplorasi implikasi dari penemuan ini berkenaan dengan jumlah bintang yang mungkin memiliki setidaknya satu planet yang berpotensi dihuni. Mengingat jumlah relatif kecil terhadap bintang-bintang yang telah dipantau hati-hati oleh pemburu planet, penemuan ini telah datang dengan mengejutkan segera.
"Jika ini jarang terjadi, kita seharusnya tidak menemukan satu begitu cepat dan begitu dekatnya," kata Vogt. "Jumlah sistem dengan planet berpotensi dihuni mungkin pada urutan 10 atau 20 persen, dan Mungkin ada ketika anda kalikan dengan ratusan miliar bintang di Bima Sakti ."
Penelitian ini didukung oleh dana dari National Science Foundation dan NASA.
Sekarang,, mungkinkah anda akan berfikir memang ada planet hunian lain selain dari Bumi kita ?? Itu terserah Anda bagaimana dan apa yang ada di Alam semesta ini.
... Allah Hualam....
Sumber : http://www.universityofcalifornia.edu
Contact: Tim Stephens
Phone: (831) 459-2495
Email: stephens@ucsc.edu
Sebuah tim pemburu planet yang dipimpin oleh astronom di Universitas California, Santa Cruz, dan Carnegie Institution of Washington telah mengumumkan penemuan sebuah planet berukuran Bumi (tiga kali massa Bumi) yang mengorbit bintang terdekat pada jarak yang menempatkan itu tepat di tengah "zona huni," bintang, di mana air dapat eksis di permukaan planet. Jika dikonfirmasi, ini akan menjadi planet ekstra surya yang paling mirip bumi , namun belum ditemukan kasus yang kuat untuk satu potensi untuk dihuni.
Untuk para astronom, sebuah "berpotensi dihuni" planet adalah salah satu yang bisa mempertahankan hidup, belum tentu satu bahwa manusia akan mempertimbangkan tempat yang bagus untuk hidup. Habitasi tergantung pada banyak faktor, tetapi air dan suhu adalah yang paling penting.
"Temuan kami menawarkan kasus yang sangat menarik bagi planet berpotensi dihuni," kata Steven Vogt, profesor astronomi dan astrofisika di UC, Santa Cruz. "Fakta bahwa kami mampu mendeteksi planet ini begitu cepat dan begitu dekatnya memberitahu kita bahwa planet seperti ini harus benar-benar umum."
Temuan ini didasarkan pada 11 tahun pengamatan di W. M. Keck Observatory , Hawaii. " Teknik tercanggih dikombinasikan dengan teleskop berbasis darat kuno terus memimpin revolusi planet," kata Paul Butler dari Carnegie Institution. "Kemampuan kita untuk menemukan dunia berpotensi dihuni sekarang hanya dibatasi oleh waktu oleh teleskop kami."
Vogt dan Butler memimpin Lick-Carnegie Exoplanet Survey. Temuan baru tim dilaporkan dalam sebuah makalah yang akan diterbitkan dalam Jurnal Astrophysical dan diposting online di arXiv.org. Himpunan penulis meliputi penelitian ilmuwan asosiasi Eugenio Rivera dari UC Santa Cruz; asosiasi Nader Haghighipour astronom dari University of Hawaii-Manoa, dan penelitian para ilmuwan Gregory Henry dan Michael Williamson dari Tennessee State University.
Makalah ini melaporkan penemuan dua planet baru di sekitar bintang katai merah Gliese 581 . Hal ini membawa jumlah planet dikenal di seluruh bintang ini sampai enam, yang paling belum ditemukan di satu sistem planet selain tata surya kita. Seperti tata surya kita, planet-planet sekitar Gliese 581 memiliki orbit yang hampir lingkaran.
Yang paling menarik dari dua planet baru Gliese 581g, dengan massa tiga sampai empat kali bahwa Bumi dan periode orbit hanya di bawah 37 hari. Massanya menunjukkan bahwa itu mungkin sebuah planet berbatu dengan permukaan tertentu dan bahwa ia memiliki gravitasi yang cukup untuk mempertahankan suhu, menurut Vogt.
Gliese 581, yang terletak 20 tahun cahaya dari Bumi di rasi Libra.Dua sebelumnya terdeteksi planet dalam sistem terletak di tepi zona dihuni, satu di sisi panas (planet c) dan satu pada sisi dingin (planet d). Sementara beberapa astronom masih berpikir mungkin planet d layak huni jika memiliki atmosfer tebal dengan efek rumah kaca yang kuat untuk penghangatan planet itu, yang lain hanya skeptis.
Kami telah planet di kedua sisi dari zona layak huni - satu terlalu panas dan satu terlalu dingin - dan sekarang kami memiliki satu di tengah yang tepat.
kata Vogt.
Planet ini terkunci bintang, yang berarti bahwa satu sisi selalu menghadap bintang dan berjemur di siang hari terus-menerus, sedangkan bagian samping yang menghadap jauh dari bintang berada dalam kegelapan terus-menerus. Salah satu efek dari hal ini adalah untuk menstabilkan iklim permukaan planet, menurut Vogt. Zona paling huni di permukaan planet akan garis antara bayangan dan cahaya (dikenal sebagai "terminator"), dengan suhu permukaan menurun ke sisi gelap dan meningkatkan terhadap sisi terang.
"Setiap bentuk kehidupan muncul akan memiliki berbagai iklim yang stabil untuk memilih dari dan untuk berkembang sekitar, tergantung pada bujur mereka," kata Vogt.
Para peneliti memperkirakan bahwa rata-rata suhu permukaan bumi adalah antara -24 dan 10 derajat Fahrenheit (-31 ke -12 derajat Celsius). sebenarnya suhu akan berkisar antara panas terik di sisi menghadap bintang pembekuan dingin di sisi gelap.
Jika Gliese 581g memiliki komposisi batuan yang mirip Bumi, diameternya akan menjadi sekitar 1,2-1,4 kali dari Bumi. Gravitasi permukaan akan hampir sama atau sedikit lebih tinggi dari bumi, sehingga orang dapat dengan mudah berjalan tegak di planet ini, Vogt kata.
Temuan baru ini didasarkan pada 11 tahun pengamatan dari Gliese 581 menggunakan spektrometer HiRes (dirancang oleh Vogt) pada Keck I Telescope di Observatorium WM Keck di Hawaii. Spektrometer ini memungkinkan pengukuran tepat dari kecepatan radial bintang's (gerak di sepanjang garis pandang dari Bumi), yang dapat mengungkapkan adanya planet. Tarikan gravitasi planet yang mengorbit menyebabkan perubahan periodik dalam kecepatan radial bintang tuan rumah itu sendiri. Beberapa planet menyebabkan bergetar kompleks dalam gerak bintang, dan astronom menggunakan analisis canggih untuk mendeteksi planet dan menentukan orbit dan massanya.
"Ini benar-benar sulit untuk mendeteksi planet seperti ini," kata Vogt. "Setiap kali kita mengukur kecepatan radial, itu malam pada teleskop, dan butuh lebih dari 200 pengamatan dengan presisi sekitar 1,6 meter per detik untuk mendeteksi planet ini."
Untuk mendapatkan banyak bahwa pengukuran kecepatan radial (total 238 ), tim gabungan Vogt, observasi HiRes dengan data yang diterbitkan dari kelompok lain yang dipimpin oleh Observatorium Jenewa (HARPS, High Accuracy Radial velocity Planetary= Proyek Akurasi Tinggi Kecepatan radial Planet).
Selain pengamatan kecepatan radial, rekan penulis Henry dan Williamson melakukan pengukuran kecerahan tepat malam-ke-malam bintang dengan salah satu teleskop robot Tennessee State University. "Pengukuran kecerahan yang kami verifikasi bahwa variasi kecepatan radial yang disebabkan oleh planet yang mengorbit, dengan data baru maupun lama didapat dengan berbagai proses di dalam bintang itu sendiri," kata Henry.
Para peneliti juga mengeksplorasi implikasi dari penemuan ini berkenaan dengan jumlah bintang yang mungkin memiliki setidaknya satu planet yang berpotensi dihuni. Mengingat jumlah relatif kecil terhadap bintang-bintang yang telah dipantau hati-hati oleh pemburu planet, penemuan ini telah datang dengan mengejutkan segera.
"Jika ini jarang terjadi, kita seharusnya tidak menemukan satu begitu cepat dan begitu dekatnya," kata Vogt. "Jumlah sistem dengan planet berpotensi dihuni mungkin pada urutan 10 atau 20 persen, dan Mungkin ada ketika anda kalikan dengan ratusan miliar bintang di Bima Sakti ."
Penelitian ini didukung oleh dana dari National Science Foundation dan NASA.
Sekarang,, mungkinkah anda akan berfikir memang ada planet hunian lain selain dari Bumi kita ?? Itu terserah Anda bagaimana dan apa yang ada di Alam semesta ini.
... Allah Hualam....
Sumber : http://www.universityofcalifornia.edu
Adakah Alam Semesta Sebelum Big Bang?

Allah berfirman :
Artinya : "Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (QS Al-Anbiya' : 30)
“Apa yang diketahui adalah terbatas, yang tak diketahui adalah tidak terbatas, secara rasional kita berdiri di atas pulau kecil di tengah lautan tanpa batas yang tidak dapat dijabarkan.” —Thomas Henry Huxley (1825-1895)
Setiap gunung, sungai, dan lembah, semua binatang dan umat manusia—yang dulu, sekarang dan yang akan terjadi di masa depan, mereka semua pada suatu ketika pernah menyatu dalam sebuah titik api kecil. Itu adalah suatu titik yang memiliki kepadatan yang tak terbatas, sehingga daya imajinasi kita ini mungkin tidak akan pernah mampu memahaminya sama sekali. Jutaan milyaran ton materi yang digabungkan dengan energi yang besar dari alam semesta, mulai mengembang dan pecah dalam suatu ledakan mahabesar sekitar 20 milyar tahun yang lalu.
Dibandingkan dengan Big Bang (Ledakan Besar), maka suara ledakan dari bom atom yang dianggap paling dahsyat oleh manusia, hanyalah seperti suara nyamuk yang terjatuh di tanah pada sisi lain dari planet bumi. Pengembangan yang konstan dari semua yang ada itu telah merubah alam semesta menjadi sup plasma, secara berangsur-angsur bertransformasi ke suatu kondisi yang terus meningkat, yang hampir sama dengan apa yang kita ketahui saat ini.
Kemudian materi ini lambat laun mendingin, membentuk quarks pertama, elektron, dan proton. Ratusan, ribuan tahun telah lewat, dan elektron dan nukleus bergabung membentuk atom, dan setelah itu, quasar, bintang, sekelompok galaksi, dan semua itu adalah alam semesta yang sudah kita kenali.
Di luar semua informasi yang didapat bertahun-tahun lewat penyelidikan ilmiah, maka fase alam semesta pada momen-momen pertama setelah ledakan hebat itu masih saja menjadi bahan perdebatan sengit.
Berbagai macam teori yang hanya berkutat dalam lingkup ilmu pengetahuan, bagai sedang mengurai benang kusut, saat mereka mencoba menjelaskan masalah keadaan quantum khusus pada fase primitif --peristiwa paling awal dari Big Badaboom. Hingga kini masih tidak ada satu pun jejak fisik yang meyakinkan yang dapat menjelaskan 10 – 33 detik pertama dari alam semesta itu.
Bila kita ingin mencoba memahami awal mula peristiwa ledakan penting ini, bahkan lebih kompleks. Semakin banyak yang kita tahu penyebab pasti dari setiap peristiwa dan secara berangsur-angsur pula kita menyadari bahwa sesuatu itu pasti memiliki penyebabnya, alasan dibalik mengapa alam semesta diciptakan, akan menjadi suatu teka-teki yang lebih besar lagi – mengungkap kebenaran yang terakhir.
Big Bang, Big Crunch, dan Siklus Tak Terbatas
Satu teori yang dikemukakan untuk menjelaskan asal mula yang paling mula adalah Oscillating Universe (Pergerakan Alam Semesta). Banyak ilmuwan memperkirakan bahwa materi yang terkandung dalam alam semesta adalah cukup untuk mencapai suatu gaya gravitasi yang kuat, cukup besar untuk menghentikan pemuaian yang lebih lanjut, dan memulai suatu saat yang telah ditentukan dalam sejarah, membalikkan proses tersebut.
Menurut teori ini, kontraksi yang konstan pada keseluruhan alam semesta akan memuncak pada titik primordial - suatu fenomena yang dijuluki Big Crunch (Derakan Besar). Dari saat ini (secara teoritis tentunya) alam semesta secara harafiah akan tetap berjalan dengan cara yang sama, dengan adanya satu Big Bounce (Lambungan Besar), dikatakan sebagai, sebuah Big Bang yang baru.
Teori ini membawa kita pada pertanyaan: apakah rangkaian peristiwa luar biasa yang menguasai siklus atas segala sesuatu dalam alam semesta ini (kebangkitan-kemerosotan-kehancuran) akan terulang terus selamanya, dan apakah akan terus mengikuti pola yang sama, kembali pada masa lampau yang jauh.
Walaupun teori Oscilatting Universe pernah ditolak sebagai ganti dari model alam semesta yang lain, tapi penelitian yang dilakukan baru-baru ini lebih mempercayai kebenaran teori ini. Peneliti dari Penn State University, menggunakan perhitungan gravitasi kuantum, telah berspekulasi tentang sejarah kemungkinan adanya alam semesta sebelum Big Bang.
Menurut perhitungan ini, sebelum Big Bang, memang telah ada suatu keadaan ruang waktu yang sama seperti yang kita miliki, hanya saja ia mengalami tahapan kontraksi. Diperkirakan bahwa gaya gravitasi menarik alam semesta ke dalam sampai mencapai titik dimana properti kuantum ruang waktu menyebabkan gravitasi menjadi semakin padat, dan menciptakan Big Bang yang diperkirakan saat ini akan kita alami.
Bisa jadi variasi dari kosmologikal konstan alfa, suatu fakta aneh yang telah diungkap ilmuwan beberapa tahun ini, berhubungan dengan materi pada alam semesta sebelumnya. Nilai abstrak (alfa) ini — yang dipakai sebagai parameter dalam hukum universal yang membolehkan atom tetap berada pada keadaan menyatu, yang sekaligus juga menggaris bawahi hukum kimia yang telah kita pahami—tidak serupa dengan apa yang kita harapkan dari alam semesta yang tua ini.
Menurut nilai alpha saat ini, alam semesta seharusnya 14 milyaran tahun lebih tua, dan materi seharusnya lebih memancar daripada kondisi yang terkesan saat ini.
Meski begitu, teori siklus ini dapat menjelaskan dengan baik keganjilan dari kestabilan alfa ini. Paul Steinhardt dari Universitas Princeton dan ahli fisika tafsir Neil Turok dari Universitas Cambridge, Inggris, percaya bahwa ia telah eksis sebelum alam semesta kita, tentunya masih ada cukup waktu bagi nilai terukur sehingga menjadi seperti sekarang ini.
Membangun ide mereka dari perspektif teori String dan teori M, Turok dan Steinhardt berpendapat bah-wa Big Bang sebetulnya bukanlah suatu kejadian yang unik, tetapi hanya merupakan akhir dari sebuah garis panjang tabrakan-tabrakan, yang muncul secara periodik ketika pemuaian alam semesta telah mencapai limitnya.
Asal mula yang hebat dan keterbatasan sains
Seandainya teori tentang alam semesta yang mengalami siklus berulang-ulang telah terbukti, atau bila kita telah menemukan bahwa dunia kita berasal dari Big Crunch yang terjadi sebelumnya, tetapi asal mula dari siklus ledakan-ledakan dan kontraksi-kontraksi yang tak terbatas itu akan tetap merupakan misteri.
Model dari siklus kosmik yang diutarakan dalam Big Bounce tidak memiliki titik akhir, tapi tidakkah ia memiliki sebuah awal? Apakah asal mula ini menjadi sebuah garis pembatas antara sains dan religi? Apakah faktor “keTuhanan” yang akhirnya akan menggarisbawahi asal mula ruang dan waktu, ataukah suatu hari nanti kita akan mampu menjelaskan segala sesuatu, dan penyebab Big Bang, dengan cara yang sepenuhnya berbau sains?
Iptek jaman sekarang telah menuntun kita pada perhitungan-perhitungan yang hasilnya mendekati unsur-unsur pokok dari Big Bang. Tetapi, di luar perhitungan-perhitungan yang makin rumit ini, apakah kita benar-benar telah menjadi lebih tahu dengan apa yang sesungguhnya terjadi.
Masih ada kemungkinan yang amat besar bahwa manusia tidak akan pernah boleh tahu akan kebenaran sejati. Dan meski banyak ilmuwan yang percaya bahwa alam semesta yang kita huni tidak mungkin mengandung apapun yang melebihi hal-hal yang dapat dijelaskan secara sains, tetapi pada suatu waktu nanti umat manusia adakalanya akan menyerah pada godaan dalam menjawab pertanyaan yang diajukan pada diri mereka sendiri, atas apa yang dapat menyebabkan sesuatu terjadi.
Sumber copy:
http://www.forumkami.com/forum/members/911.html
http://www.artikelislami.com/2010/06/teori-big-bang-tercantum-dalam-al-quran.html
http://dyphysics23.files.wordpress.com/2009/05/big-bang.jpg
http://www.mustardseedrecording.com/assets/images/big_bang.jpg
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
Artinya : "Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (QS Al-Anbiya' : 30)
“Apa yang diketahui adalah terbatas, yang tak diketahui adalah tidak terbatas, secara rasional kita berdiri di atas pulau kecil di tengah lautan tanpa batas yang tidak dapat dijabarkan.” —Thomas Henry Huxley (1825-1895)
Setiap gunung, sungai, dan lembah, semua binatang dan umat manusia—yang dulu, sekarang dan yang akan terjadi di masa depan, mereka semua pada suatu ketika pernah menyatu dalam sebuah titik api kecil. Itu adalah suatu titik yang memiliki kepadatan yang tak terbatas, sehingga daya imajinasi kita ini mungkin tidak akan pernah mampu memahaminya sama sekali. Jutaan milyaran ton materi yang digabungkan dengan energi yang besar dari alam semesta, mulai mengembang dan pecah dalam suatu ledakan mahabesar sekitar 20 milyar tahun yang lalu.
Dibandingkan dengan Big Bang (Ledakan Besar), maka suara ledakan dari bom atom yang dianggap paling dahsyat oleh manusia, hanyalah seperti suara nyamuk yang terjatuh di tanah pada sisi lain dari planet bumi. Pengembangan yang konstan dari semua yang ada itu telah merubah alam semesta menjadi sup plasma, secara berangsur-angsur bertransformasi ke suatu kondisi yang terus meningkat, yang hampir sama dengan apa yang kita ketahui saat ini.Kemudian materi ini lambat laun mendingin, membentuk quarks pertama, elektron, dan proton. Ratusan, ribuan tahun telah lewat, dan elektron dan nukleus bergabung membentuk atom, dan setelah itu, quasar, bintang, sekelompok galaksi, dan semua itu adalah alam semesta yang sudah kita kenali.
Di luar semua informasi yang didapat bertahun-tahun lewat penyelidikan ilmiah, maka fase alam semesta pada momen-momen pertama setelah ledakan hebat itu masih saja menjadi bahan perdebatan sengit.
Berbagai macam teori yang hanya berkutat dalam lingkup ilmu pengetahuan, bagai sedang mengurai benang kusut, saat mereka mencoba menjelaskan masalah keadaan quantum khusus pada fase primitif --peristiwa paling awal dari Big Badaboom. Hingga kini masih tidak ada satu pun jejak fisik yang meyakinkan yang dapat menjelaskan 10 – 33 detik pertama dari alam semesta itu.
Bila kita ingin mencoba memahami awal mula peristiwa ledakan penting ini, bahkan lebih kompleks. Semakin banyak yang kita tahu penyebab pasti dari setiap peristiwa dan secara berangsur-angsur pula kita menyadari bahwa sesuatu itu pasti memiliki penyebabnya, alasan dibalik mengapa alam semesta diciptakan, akan menjadi suatu teka-teki yang lebih besar lagi – mengungkap kebenaran yang terakhir.
Big Bang, Big Crunch, dan Siklus Tak Terbatas
Satu teori yang dikemukakan untuk menjelaskan asal mula yang paling mula adalah Oscillating Universe (Pergerakan Alam Semesta). Banyak ilmuwan memperkirakan bahwa materi yang terkandung dalam alam semesta adalah cukup untuk mencapai suatu gaya gravitasi yang kuat, cukup besar untuk menghentikan pemuaian yang lebih lanjut, dan memulai suatu saat yang telah ditentukan dalam sejarah, membalikkan proses tersebut.
Menurut teori ini, kontraksi yang konstan pada keseluruhan alam semesta akan memuncak pada titik primordial - suatu fenomena yang dijuluki Big Crunch (Derakan Besar). Dari saat ini (secara teoritis tentunya) alam semesta secara harafiah akan tetap berjalan dengan cara yang sama, dengan adanya satu Big Bounce (Lambungan Besar), dikatakan sebagai, sebuah Big Bang yang baru.
Teori ini membawa kita pada pertanyaan: apakah rangkaian peristiwa luar biasa yang menguasai siklus atas segala sesuatu dalam alam semesta ini (kebangkitan-kemerosotan-kehancuran) akan terulang terus selamanya, dan apakah akan terus mengikuti pola yang sama, kembali pada masa lampau yang jauh.
Walaupun teori Oscilatting Universe pernah ditolak sebagai ganti dari model alam semesta yang lain, tapi penelitian yang dilakukan baru-baru ini lebih mempercayai kebenaran teori ini. Peneliti dari Penn State University, menggunakan perhitungan gravitasi kuantum, telah berspekulasi tentang sejarah kemungkinan adanya alam semesta sebelum Big Bang.
Menurut perhitungan ini, sebelum Big Bang, memang telah ada suatu keadaan ruang waktu yang sama seperti yang kita miliki, hanya saja ia mengalami tahapan kontraksi. Diperkirakan bahwa gaya gravitasi menarik alam semesta ke dalam sampai mencapai titik dimana properti kuantum ruang waktu menyebabkan gravitasi menjadi semakin padat, dan menciptakan Big Bang yang diperkirakan saat ini akan kita alami.
Bisa jadi variasi dari kosmologikal konstan alfa, suatu fakta aneh yang telah diungkap ilmuwan beberapa tahun ini, berhubungan dengan materi pada alam semesta sebelumnya. Nilai abstrak (alfa) ini — yang dipakai sebagai parameter dalam hukum universal yang membolehkan atom tetap berada pada keadaan menyatu, yang sekaligus juga menggaris bawahi hukum kimia yang telah kita pahami—tidak serupa dengan apa yang kita harapkan dari alam semesta yang tua ini.
Menurut nilai alpha saat ini, alam semesta seharusnya 14 milyaran tahun lebih tua, dan materi seharusnya lebih memancar daripada kondisi yang terkesan saat ini.
Meski begitu, teori siklus ini dapat menjelaskan dengan baik keganjilan dari kestabilan alfa ini. Paul Steinhardt dari Universitas Princeton dan ahli fisika tafsir Neil Turok dari Universitas Cambridge, Inggris, percaya bahwa ia telah eksis sebelum alam semesta kita, tentunya masih ada cukup waktu bagi nilai terukur sehingga menjadi seperti sekarang ini.
Membangun ide mereka dari perspektif teori String dan teori M, Turok dan Steinhardt berpendapat bah-wa Big Bang sebetulnya bukanlah suatu kejadian yang unik, tetapi hanya merupakan akhir dari sebuah garis panjang tabrakan-tabrakan, yang muncul secara periodik ketika pemuaian alam semesta telah mencapai limitnya.
Asal mula yang hebat dan keterbatasan sains
Seandainya teori tentang alam semesta yang mengalami siklus berulang-ulang telah terbukti, atau bila kita telah menemukan bahwa dunia kita berasal dari Big Crunch yang terjadi sebelumnya, tetapi asal mula dari siklus ledakan-ledakan dan kontraksi-kontraksi yang tak terbatas itu akan tetap merupakan misteri.
Model dari siklus kosmik yang diutarakan dalam Big Bounce tidak memiliki titik akhir, tapi tidakkah ia memiliki sebuah awal? Apakah asal mula ini menjadi sebuah garis pembatas antara sains dan religi? Apakah faktor “keTuhanan” yang akhirnya akan menggarisbawahi asal mula ruang dan waktu, ataukah suatu hari nanti kita akan mampu menjelaskan segala sesuatu, dan penyebab Big Bang, dengan cara yang sepenuhnya berbau sains?
Iptek jaman sekarang telah menuntun kita pada perhitungan-perhitungan yang hasilnya mendekati unsur-unsur pokok dari Big Bang. Tetapi, di luar perhitungan-perhitungan yang makin rumit ini, apakah kita benar-benar telah menjadi lebih tahu dengan apa yang sesungguhnya terjadi.
Masih ada kemungkinan yang amat besar bahwa manusia tidak akan pernah boleh tahu akan kebenaran sejati. Dan meski banyak ilmuwan yang percaya bahwa alam semesta yang kita huni tidak mungkin mengandung apapun yang melebihi hal-hal yang dapat dijelaskan secara sains, tetapi pada suatu waktu nanti umat manusia adakalanya akan menyerah pada godaan dalam menjawab pertanyaan yang diajukan pada diri mereka sendiri, atas apa yang dapat menyebabkan sesuatu terjadi.
Sumber copy:
http://www.forumkami.com/forum/members/911.html
http://www.artikelislami.com/2010/06/teori-big-bang-tercantum-dalam-al-quran.html
http://dyphysics23.files.wordpress.com/2009/05/big-bang.jpg
http://www.mustardseedrecording.com/assets/images/big_bang.jpg
Batu Permata Terbesar di Alam Semesta


Sumber: Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics / Travis Metcalfe, Ruth BazinetRasi Bintang: Centaurus
Jarak dari Bumi: 54 tahun Cahaya ( 54 x (12 bulan= 31.104.000 detik) x kecepatan cahaya ( 300.000 km/dtk) = +/- 9.331.200.000.000 km --->Lebih panjang dari tali kolor ane.. gkgkgkgk
Spectral class: DA6
Besar visualisasi: 13.96
Terangnya Cahaya: 0.0006 kali dari matahari ( 1024 watt)
Diameter: 0.0029 kali matahari ( +/- 4.000 km )
Kecepatan radiasi: -12 km/sec
Bintang ini adalah sebuah batu permata terbesar di alam semesta : diamater 4.000 km, dikenal dengan nama “BPM 37093”. Bintang ini merupakan batu permata terbesar di alam semesta yang diketahui saat ini : diameter 4.000 km, dan beratnya setara dengan 10 dipangkatkan 34 karat.
“BPM 37093” terletak di Centaurus, jaraknya dari bumi sekitar 50 tahun cahaya, ia adalah sebuah bintang cebol putih, hasil dari bintang tetap kecil yang menuju ke masa akhir evolusi, dan intinya adalah karbonkristal (batu permata) yang berdensitas eksra tinggi, bagian luar diselimuti dengan lapisan hidrogen dan helium. Sehari menjelang Hari Valentine pada 2 tahun silam, ilmuwan asal Amerika Serikat Micter Kaerf, Monger Marry dari Universitas Combridge, Inggris, dan ilmuwan asal Brasil yakni Kannan mengumumkan bahwa mereka telah menemukan bintang “BPM 37093”, ketika itu Micter dengan nada canda mengatakan : “Meskipun harta kekayaan Sang Raja Komputer Bill Gates plus harta Donald Trump digabung juga tidak akan sanggup membelinya.” -kalo tanah ane dijual cukup gak yah????? ---
Selama 40 tahun ini, astronom selalu beranggapan bahwa inti bintang cebol putih akan mengkristalisasi seiring dengan turunnya suhu, namun bukti yang akurat semuanya sulit diamati. Micter menghitung intinya memang sudah mengkristal melalui getaran pulsasi “BPM 37093”-nya bintang cebol putih. 5 miliar tahun kemudian ( cucu ane dah brapa gan ???? ), matahari kita juga akan berubah menjadi sebuah bintang cebol putih, dan ditambah lagi dengan beberapa masa, maka yang tampak di pusat tata surya kita saat ini hanya berupa sebuah batu permata raksasa.
Resource : http://www.forumkami.com/forum/cafe/7000-batu-pertama-terbesar-di-alam-semesta.html
“BPM 37093” terletak di Centaurus, jaraknya dari bumi sekitar 50 tahun cahaya, ia adalah sebuah bintang cebol putih, hasil dari bintang tetap kecil yang menuju ke masa akhir evolusi, dan intinya adalah karbonkristal (batu permata) yang berdensitas eksra tinggi, bagian luar diselimuti dengan lapisan hidrogen dan helium. Sehari menjelang Hari Valentine pada 2 tahun silam, ilmuwan asal Amerika Serikat Micter Kaerf, Monger Marry dari Universitas Combridge, Inggris, dan ilmuwan asal Brasil yakni Kannan mengumumkan bahwa mereka telah menemukan bintang “BPM 37093”, ketika itu Micter dengan nada canda mengatakan : “Meskipun harta kekayaan Sang Raja Komputer Bill Gates plus harta Donald Trump digabung juga tidak akan sanggup membelinya.” -kalo tanah ane dijual cukup gak yah????? ---
Selama 40 tahun ini, astronom selalu beranggapan bahwa inti bintang cebol putih akan mengkristalisasi seiring dengan turunnya suhu, namun bukti yang akurat semuanya sulit diamati. Micter menghitung intinya memang sudah mengkristal melalui getaran pulsasi “BPM 37093”-nya bintang cebol putih. 5 miliar tahun kemudian ( cucu ane dah brapa gan ???? ), matahari kita juga akan berubah menjadi sebuah bintang cebol putih, dan ditambah lagi dengan beberapa masa, maka yang tampak di pusat tata surya kita saat ini hanya berupa sebuah batu permata raksasa.
Resource : http://www.forumkami.com/forum/cafe/7000-batu-pertama-terbesar-di-alam-semesta.html
ADMINISTRATOR #1
Hello, My name is Hary Kurniadi. I am from Barito Kuala District. I am an elementary school teacher. I taught at the SDN Jejangkit Muara 2. I am also currently studying at a State University, in "Lambung Makurat University", Program DII - S1 PGSD, FKIP. I am pleased with the existence of this blog. I'll write if I understand, and I'll share if I know. "Go forward and look ahead, it is just a mirror behind you!". Sorry, my English was bad until now . If you have any questions, please follow me on facebook (rockleypuntik@yahoo.co.id), Thanks.. ^_^..Loading Lambat ??? Klik versi mobile :EDUCATION FOR OUR COUNTRY - PENDIDIKAN UNTUK NEGERI KITA: November 2010
Our Link
Teaching Media
newes article
ARCHIVES
-
▼
2010
(179)
-
▼
November
(9)
- Penerapan " Reinforcement Theory " Pada Anak
- Model Pembelajaran Simulasi Sosial
- Tips Membangun Otak Anak dengan Musik
- Kumpulan Website Media Pembelajaran Online
- Pendidikan di Finlandia adalah yang No. # 1
- Penemuan Baru, Planet Hunian Lain Ditemukan.( Upda...
- Adakah Alam Semesta Sebelum Big Bang?
- Batu Permata Terbesar di Alam Semesta
- Pencarian
-
▼
November
(9)
Home
Models
Methode
Downloads
Articles
Materiku
Techno
Inlink






